Pesona Danau Toba
Ini adalah untuk pertama kali aku ke danau Toba. Tempat wisata yang sering kudengar semenjak SD, tak menyangka akhirnya bisa kukunjungi juga. Tiket pesawat sudah kubeli 5 bulan yang lalu, rencana ke Toba sebenarnya muncul hari-hari menjelang keberangkatan ke Medan.
Jam 4 pagi aku bangun, setelah bersiap-siap dan mandi aku berangkat ke Gambir dimana bis bandara mangkal. Jam 5.30 bis berangkat ke bandara Soekarno Hatta, tiket bis bandara 20rb. Setelah cek ini dan menunggu agak lama di ruang tunggu bandara akhirnya 7.30 masuk pesawat seperti rencana. Syukurlah tidak didelay.
Jam 8.15 (terlambat 15 menit) pesawat akhirnya take off. Penerbangan Jakarta – Medan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam 50 menit. Selama penerbangan aku sempatkan tidur, karena bangunnya jam 4 pagi .
Pesawat landing di bandara Polonia Medan pada pukul 10:15. Ini untuk kedua kalinya aku ke Medan. Untuk ke Parapat dari Medan sebenarnya bias menggunakan sewa mobil pribadi atau naik bus dari terminal ke Parapat atau menggunakan taxi. Aku memilih menggunakan taksi, karena lebih murah dan nyaman. Kok taksi lebih murah? Jangan salah sangka, taksi ini bukan taksi-taksi biasa, ini adalah sebutan untuk jasa Travel di Medan (aku juga baru tahu, pentesan googling di google cari travel Medan ke Parapat tidak pernah ketemu J). Hanya mengeluarkan Rp.70.rb/orang dijemput lho dari bandara dan diantar ke Parapat.
Perjalanan ke Parapat membutuhkan waktu 3 sampai 4 jam. Karena ini perjalanan pertamaku aku nikmati dengan melihat-lihat sepanjang perjalanan. Taksi masuk Tol yang aku tidak tahu namanya dan keluar pintu Tol Tanjung Morawa. Dan selanjutnya lewat jalan raya biasa. Taksi melewati Tebing Tinggi, Lubuk Lingau, melewati kebun kelapa sawit dan kebun karet PT Perkebunan Nusantara (semoga benar urutannya) dan akhirnya sampai di Pematang Siantar. Dari Pematang Siantar ke Parapat sebenarnya sudah dekat tapi taksi harus antar penumpang dulu yang turun di Pematang Siantar.
Sebelum sampai di pangkalan taksi di Parapat yang kebetulan sangat dekat (benar-benar dekat hanya 100 meter dari kapal yang akan membawa aku ke Samosir) dengan pelabuhan. Keindahan sang Danau bias dilihat dari atas bukit. Wow sangat indah sekali, tidak terbayangkan keindahannya. Benar-benar luar biasa. Sayang taksi tidak berhenti sehingga keindahan sang Danau hanya bias aku nikmati sekilas-sekilas.
Akhirnya sampai di Parapat dan jalan kaki menuju kapal penumpang (hanya membawa penumpang dan beberapa motor saja). Pukul 16.30, menunggu kapal membawa ke pulau Samosir aku foto-foto dengan keindahan Samosir dibelakang dan Danau Toba sebagai alasnya. Danau ini sungguh besar sekali, fantastic hasil letusan gunung beribu-ribu tahun yang lalu membuat danau demikian indah.
Di pulau Samosir aku sudah pesan hotel atau orang bule biasa nyebut guest house, murah hanya 100rb/malam. Nama hotelnya Romland, bilang saja pada nakoda kapal, nanti akan diantar langsung kehotelnya (karena hotelnya langsung terhubung ke danau Toba).
Taxi referensi: CV. Raja Taksi Trans Jl Sisingamangaraja no. 130 Telp 061-7366333-7366555
