Saat membeli modem Huawei E220 di Glodok, sempat heran juga, kok tidak ada cd driver dalam kemasannya. Karena bentuknya yang kecil, menggunakan USB dan direkomen oleh beberapa operator seluler dalam menjual produknya, akhirnya si Huawei aku bawa pulang juga.
Sampai di kos tidak sabar aku coba si Huawei ke laptop aku. Dan ternyata si Huawei mempunyai tempat penyimpanan sendiri untuk drivernya. Begitu di colok ke USB, driver otomatis menginstall sendiri, tinggal mengikuti langkah-langkah (atau tekan next, next… finish saja :-)) Selesai. Dan modem bisa langsung dipakai.
Untuk pengaturan modem sangat-sangat sederhana sekali, tidak perlu mengatur settingan seperti di HP. Cukup hanya mengisikan APN yang ditentukan oleh operator-operator seluler nomor dial up otomatis terisi sendiri, username dan password. Lalu klik connect.
Kelemahannya adalah, sinyal kurang begitu kuat, kemungkinan tidak bisa ditambah antena luar dan panas bila lama dipakai. Selebihnya mak nyussssss.
