Di Surabaya sekarang sedang diadakan pengambilan Sidik Jari dengan menggunakan finger print. Katanya sih merupakan standar untuk KTP Nasional nantinya.
Mengenai teknis pelaksanaan ada namun kurang detail. Maksudnya bagaimana dengan penduduk Surabaya yang merantau seperti saya. Apakah saya harus ke Surabaya hanya sekedar untuk scan 10 jari, padahal bulan kemarin saya telah ambil cuti untuk ngurus KTP (hanya foto ditempat dan tanda tangan) itupun dengan syarat komputernya kecamatan tidak ngadat, kalau ngadat ya berdoa saja agar cutinya boleh diperpanjang.
Memang canggih sih foto langsung pake kamera digital dan tanda tangan langsung tercetak di KTP, namun disisi lain itu merepotkan bagi masyarakat yang merantau, tidak seperti KTP yang model lama, hanya cukup pake pas foto saja.
Nah untuk yang pendataan sidik jari di Surabaya, saya mengharapkan ada komentar baik dari masyarakat Surabaya maupun siapa saja yang mau berkomentar.
