Archive for September 2007

Rabu, 19/09/2007 15:02 WIB
Awas, Celah Widget Diincar Penjahat Cyber
Fransiska Ari Wahyu - detikinet

ilustrasi (diolah/inet)

Jakarta - Laporan terbaru Web Security Trends dari Finjan patut diwaspadai. Laporan ini menyebutkan sebuah serangan baru yang mengeksploitasi widget dan gadget akan makin ramai.

Widget adalah suatu aplikasi kecil yang biasanya beroperasi dalam sebuah web browser atau di desktop dan menyajikan fungsi khusus, seperti laporan cuaca atau update data. Teknologi ini digunakan sebagai cara untuk merancang sebuah desktop atau halaman situs sehingga menyediakan informasi yang diinginkan user.

Tren terbaru dalam upaya pihak tak bertanggungjawab mendapatkan data milik calon korbannya menunjukkan peningkatan penggunaan widget sebagai celah keamanan. Peneliti di Finjan Malicious Code Research Centre memprediksikan bahwa peningkatan penggunaan widget makin membuka risiko bagi pengguna komputer.

Semua tipe widget dinilai memiliki sistem keamanan yang lemah. Ini termasuk widget pada sistem operasi, aplikasi pihak ketiga, maupun web widget.

Risiko ini makin terbuka dengan besarnya jumlah widget yang tersedia di dunia. Diperkirakan ada sekitar 3,720 widget telah tersedia di Google; 3,197 di Apple; dan 3,959 di Facebook.

Pihak Finjan mengatakan bahwa serangan yang mengekploitasi widget akan marak dalam waktu dekat ini, sehingga sistem keamanan perlu segera ditinjau ulang demi kepentingan penggunanya. Pengguna disarankan berhati-hati jika menggunakan widget. Terutama untuk widget dari pihak ketiga dan yang bersifat interaktif.

“Widget dan gadget yang rentan, memudahkan penyerang untuk mengendalikan mesin user, dan seharusnya hal ini dipikirkan dari sisi keamanan,” ujar Yuval Ben-Itzhak, Chief Technology Officer Finjan, seperto dilansir detikINET dari iTnews, Rabu (19/9/2007). ( wsh / wsh )
Sumber :http://detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/09/tgl/19/time/150233/idnews/831966/idkanal/323

Apakah yang dimaksud dengan Google Apps?

Dengan Google Apps, Anda dapat memberikan account Gmail kepada anggota organisasi yang menggunakan nama domain Anda, sebagai pengganti @gmail.com dalam alamat email. Google Apps juga dilengkapi perangkat kolaborasi dokumen waktu-nyata, Google Calendar, dan banyak lagi.

Bagi yang kuota hostingnya tidak mencukupi untuk banyak account email. Google Apps adalah penawaran yang sangat mengasyikan. Bayangkan untuk masing-masing account email disediakan 2 GB!.

Caranya cukup mudah.

1. Pada Google.co.id klik Google Apps dan login dengan account google Anda.

2. Daftarkan domain Anda. Beserta email administratornya. Isikan berapa account yang akan dibuat 10, 100 atau 500

3. Validasikan domain Anda.

4. Ganti MX record seperti yang ditentukan oleh google. Biarkan google memeriksanya. Bila telah ada account email sebelumnya dan agar tidak terganggu aktivitas email. Buat dulu semua account di Google Apps persis seperti yang ada sebelum mengganti MX record hosting Anda.

5. Dan jadilah email namaanda@domainanda beserta email yang lain @domainanda dengan masing-masing quota 2 Giga :-)

Lihat langsung dari Google http://www.google.co.id/a/

“Polisi Nakal” Akan Dipublikasikan
Rabu, 19 September 2007
Rakyat Sudah Jenuh dengan Perilaku Negatif Polisi

Jakarta, Kompas - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Sutanto menyatakan sepakat dengan usulan untuk memublikasikan kepada masyarakat tentang polisi yang berperilaku negatif dan merugikan rakyat. Menurut Sutanto, dalam reformasi Polri, yang paling sulit adalah perubahan kultural.
Publikasi polisi nakal tersebut didesak anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam rapat kerja, Senin (17/9). Hal itu menyusul maraknya keluhan tentang perilaku negatif polisi yang mengganggu dan merugikan publik di berbagai daerah. Kondisi tersebut jauh dari jargon Polri selama ini sebagai pengayom masyarakat.

Menurut Sutanto, meskipun di tingkat Mabes Polri telah berupaya untuk mengubah perilaku negatif tersebut, di lapangan masih banyak polisi yang berperilaku menyimpang. Salah satu cara yang ditempuhnya selama ini adalah menerjunkan sejumlah perwira menengah ke berbagai daerah untuk mengakomodasi keluhan masyarakat terkait kinerja kepolisian.
Contoh “Kenakalan Polisi”
Menilang kendaraan bermotor dan meminta sejumlah uang.
Bersikap arogan dan mengancam orang untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Meminta tunjangan hari raya dari masyarakat.
Melakukan razia kendaraan bermotor tanpa memasang papan razia dan tidak memberitahu tujuan razia.
Berbuat tidak senonoh kepada perempuan.
Bersikap diskriminatif terhadap masyarakat.
Menangkap seseorang tanpa sangkaan jelas atau tanpa barang bukti, misalnya, dalam kasus narkoba.
Memukuli dan memaksa tersangka untuk mengakui sesuatu.
Memanipulasi berita acara pemeriksaan.
Meminta biaya penyidikan.

*Dari beberapa sumber

“Kalau faktanya memang masih rusak, harus diperbaiki. Terima kasih saran untuk mengumumkan polisi yang baik dan buruk. Itu hal bagus, akan kami tindak lanjuti,” ujar Sutanto.

Salah seorang anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman, mengaku sangat prihatin dengan masih banyak keluhan rakyat, terutama di daerah, tentang kenakalan atau perilaku negatif polisi. Kenakalan yang dimaksud, misalnya, penyalahgunaan wewenang, bersikap arogan, dan terutama memeras rakyat.

“Sebetulnya, napas saya sesak kalau bicara soal reformasi kultural polisi. Selama ini hukumannya cuma mutasi atau dicopot dari jabatan. Itu tidak cukup menimbulkan efek jera,” katanya.

Benny mengatakan, boleh-boleh saja polisi beralasan maraknya perilaku negatif tersebut karena masih rendahnya gaji dan tunjangan polisi selama ini. Namun, hal itu bukanlah argumentasi yang tepat untuk dijadikan justifikasi atas kenakalan polisi. Rakyat luas yang sengsara.

“Banyaknya keluhan di rakyat soal polisi bisa menjadi cermin soal kegagalan atau keberhasilan reformasi kultural di kepolisian,” ujar Benny.

Perbaikan kesejahteraan

Kepada Komisi III DPR, Sutanto mengatakan, perubahan kultur polisi juga harus diimbangi dengan perbaikan kesejahteraan anggota dan kecukupan biaya operasional. Kedua hal tersebut menjadi penyebab terjadinya penyimpangan oleh anggota polisi di lapangan.

Sebelumnya, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Novel Ali, mengatakan, selain isu perbaikan kesejahteraan, polisi di tingkat bawah juga sangat membutuhkan teladan dari para pimpinannya di Polri.

Masalahnya, menurut Novel Ali, tidak sedikit anggota polisi yang di jajaran pimpinan pun di masa lalunya terjebak dalam situasi yang sama seperti bawahannya kini. Dengan demikian, terpeliharalah krisis keteladanan di tubuh Polri. “Ini jadi semacam lingkaran setan. Sementara rakyat sudah sangat jenuh menjadi korban,” kata Novel.

Novel pekan lalu juga sempat menyatakan kekecewaannya karena ratusan keluhan rakyat tentang polisi yang masuk ke Kompolnas tidak disikapi secara responsif oleh Mabes Polri. Dari sekitar 400 keluhan yang masuk, baru 10 persen yang ditindaklanjuti oleh Mabes Polri.

Lodi (50), warga Setiabudi Jakarta Selatan, juga mengaku sangat jenuh dengan perilaku polisi saat ini. Jika melihat polisi di jalanan bukanlah rasa aman yang tercipta di benak, namun justru rasa waswas sekalipun dirinya tidak merasa berbuat salah.

“Sudah jenuh, tetapi bingung mau ngadu ke mana? Kami cuma bisa ngadu ke wartawan karena kalau diberitakan baru masalahnya diperhatikan,” ujar Lodi, yang pekan lalu mengadu ke Kompas tentang polisi, yang menangkap dan menahan kerabatnya tanpa bukti yang jelas. (sf)

Sumber: Harian Kompas, 18 September 2007

Sumber :http://www.mediakonsumen.com/Artikel898.html

Kartu Kredit, Gaya Hidup Modern & Industri Penghisap Darah

Kamis, 18 Januari 2007

Sejak bertahun-tahun lalu hingga kini, untuk memiliki Kartu Kredit (KK) semakin hari semakin mudah saja. KK yang saat pertama kali diterbitkan di Amerika oleh Diners Club (1950), dan dua kartu selanjutnya di tahun 1958, American Express dan Americard (Visa) adalah alat pembayaran tanpa uang tunai, telah berubah menjadi alat untuk berhutang dibanding alat pembayaran tanpa uang tunai.

Memang, di tengah kehidupan yang menuntut serba cepat ini, semakin lumrah saja hidup dengan kredit atau hutang. Semakin mudah anda bisa berhutang, semakin “modern” hidup anda. Lihat saja di tahun 2002 orang-orang Amerika sekalipun memiliki total hutang senilai hampir 1 trilyun Dollar Amerika atau USD 979 kepada perusahaan pemberi hutang (bank, perusahaan KK dan perusahaan pemberi hutang lainnya). Mereka yang hidup di Amerika sama dengan Indonesia, mereka banyak yang memiliki rumah bagus, mobil bagus, perabotan dan peralatan rumah yang bagus namun sehari-hari hidup miskin, karena penghasilannya setiap bulan habis untuk membayar berbagai cicilan yang seakan tidak pernah lunas.

Di luar soal kredit atau pinjaman dengan berbagai bank, tulisan ini adalah mengenai apa yang sebenarnya terjadi di dalam industri KK sebagaimana yang dilaporkan oleh Frontline (seperti “60 minutes” dari CBSNews), sebuah acara televisi investigasi dari PBS di Amerika yang terkenal sejak 1983. Judul laporan itu memancing keinginantahu, yaitu “Secret History of the Credit Card,” dan subjudulnya: “FRONTLINE and New York Times join force to investigate an industry few American fully understand.” Frontline menyebut Industri ini sebagai industri yang selalu untung namun industri yang customernya paling banyak kecewa, mengeluh, merasa tidak nyaman dan dirugikan.

Banyak soal yang tidak dimengerti oleh pemegang KK di mana-mana, karena memang dibuat untuk sulit dimengerti oleh perusahaan penerbit KK. Sedikit sekali pemegang KK yang mau dan mampu membaca agreement yang dikeluarkan oleh perusahaan KK, juga ketentuan yang biasanya dicetak dengan huruf kecil dan abu-abu di belakang tagihan bulanan. Di dalam agreement selalu ada klausul bahwa agreement itu dapat dirubah kapan saja dengan pemberitahuan 15 hari sebelumnya. Perubahan itu biasanya menyangkut soal yang paling dapat merugikan pemegang KK, yaitu bunga dan denda (biaya keterlambatan, biaya over-limit atau kadang disebut sebagai biaya administrasi). Bunga dan denda ini bisa menjadi berapa saja, terserah perusahaan KK. Meski anda selalu membayar tagihan KK anda tepat waktu, perusahaan KK bisa atau selalu menaikkan bunga terutama karena berbagai hal, misalnya setelah periode promosi berakhir, 1 tahun setelah anda apply misalnya (kadang hanya 3 bulan saja), terlambat bayar di KK dari perusahaan lain, terlambat bayar tagihan telepon, listrik, kredit mobil, rumah atau karena perusahaan KK menganggap anda terlalu banyak pinjaman di sana dan sini. Praktek ini disebut klausul “universal default” yang menjadi klausul standar dalam agreement antara pemegang KK dan perusahaan KK.

Los Angeles Times, tahun 1999 lalu memberitakan adanya perusahaan KK di Amerika, yaitu Providian dan First USA ketahuan telah membebankan denda keterlambatan kepada pemegang KK-nya untuk pembayaran yang sebenarnya dilakukan pada waktunya (on time). Para pemegang KK tersebut kemudian memperkarakan kedua perusahaan ini dan jutaan dolar telah dikembalikan kepada para pemegang KK ini. Menurut dua perusahaan KK ini, kesalahan terletak pada processing systems. Padahal ini bukanlah suatu kesalahan tetapi telah mereka lakukan dengan sengaja yang mungkin juga dilakukan di Indonesia, namun tidak ketahuan.

Banyak orang, tanpa disadari, menjadikan KK sebagai jerat hutang seumur hidup, yaitu mereka yang membayar tagihan KK mereka hanya sejumlah minimum payment yang tercantum atau sedikit lebih besar dari minimum payment karena berbagai hal, terutama karena ada hutang lain seperti kredit rumah, kendaraan, peralatan rumah tangga atau kredit lainnya. Minimum payment yang biasanya ditetapkan oleh perusahaan KK hanya 2% dari jumlah total tagihan inilah yang menjadi jerat hutang seumur hidup. Berapa pun tagihan anda, jika anda membayar hanya sejumlah minimum payment itu, maka anda akan baru bisa melunasi tagihan KK anda dalam 30 tahun sebagaimana juga disebutkan oleh Frontline atau Oprah.com dalam edisinya yang berjudul “Debt Diet.” Itu pun jika bunga yang dikenakan pada anda sebesar tidak lebih dari 18% setahun. Sialnya perusahaan KK di mana-mana sering menetapkan bunga hingga 48% setahun. Gila bukan? Artinya jangka waktu pembayaran anda jika anda membayar hanya minimum payment bisa lebih jauh dari 30 tahun! Kecuali anda membayar lebih dari minimum payment, misalnya sebesar 10% dari total tagihan setiap bulan.

Semakin baik anda menyelesaikan tagihan KK anda, itu berarti anda semakin sedikit perusahaan KK mendapatkan untung. Karena itu ada banyak permainan yang dijalankan oleh perusahaan KK untuk menjerat anda agar terus berada di dalam permainan mereka selama-lamanya. Permainan ini legal alias tidak melanggar hukum, namun bisa membuat anda menjadi penghutang sepanjang sisa hidup. Anda bisa menghindari masuk ke dalam permainan ini, jika anda tahu kiatnya sebagaimana disarankan di banyak situs Internet tentang permainan KK. Biasanya di Internet kiat ini diberi judul “Winning the Credit Card Game.”

1. Baca dengan amat teliti seluruh formulir, agreement atau apa pun yang dikirimkan ke anda oleh perusahaan KK.

Baca apa yang dikirimkan kepada anda bersama dengan tagihan karena perusahaan KK berhak untuk merubah kesepakatan apa pun dengan pemberitahuan hanya 15 hari sebelumnya. Celakanya pemberitahuan itu sering dibuat agar anda tidak membacanya, misalnya dengan huruf kecil dan berwarna abu-abu. Juga di sinilah perusahaan KK menjebak anda untuk berbagai hal yang tidak anda perlukan, seperti misalnya membeli asuransi KK, asuransi jiwa, atau asuransi lain

2. Jangan terlambat membayar tagihan.

Anda akan terkejut dengan dendanya yang biasanya mereka menyebut dengan sebutan yang halus, misalnya biaya administrasi atau biaya keterlambatan. Besar tagihan akan membengkak dan minimum payment juga tentu akan membengkak. Karena satu denda, perusahaan KK akan menjadikannya alasan untuk menaikkan bunga hingga lebih dari 40%, padahal saat pertama kali anda ditawarkan KK hanya sebesar misalnya 16%.

3. Jangan menjadi Revolver.

Yaitu pemegang KK yang mempertahankan tagihan KKnya dengan membayar tagihan hanya sebesar minimum pembayaran yang tertera di tagihannya. Jadilah seorang Freeloader, yaitu orang yang selalu membayar seluruh tagihannya setiap bulan dalam grace-period (periode antara penggunaan KK dan jatuh tempo tagihan). Freeloader tidak akan terjebak dalam situasi “membayar bunga”. Intinya adalah jangan menjadikan KK sebagai alat untuk berhutang, tetapi sebagai alat pembayaran tanpa uang tunai. Segeralah membayar apa yang anda sudah bayar sebelumnya dengan KK anda agar anda tidak perlu membayar bunga dan terjatuh di dalam lubang hutang yang dalam. Oleh karena itu, anda juga sangat dianjurkan untuk tidak memiliki KK lebih dari satu untuk menghindari resiko terkena bunga, denda keterlambatan dan denda over limit serta iuran tahunan lebih dari satu kali.

4. Jangan ragu-ragu untuk menyerang perusahaan KK dengan segala cara yang legal.

Apakah perusahaan KK anda menghisap darah anda? Bikin complain dan bahkan serang mereka melalui berbagai media, cetak, TV, radio, dan Internet. Persaingan di antara perusahaan KK membuat mereka kadang harus melemah oleh tuntutan seorang customer yang agresif. Denda bisa saja diminta untuk dihapus atau bunga diturunkan jika anda minta dengan keras, misalnya dengan alasan bahwa anda.sudah menjadi customer yang baik selama 1 tahun terakhir ini atau bahkan hanya 6 bulan terakhir ini.

5. Buat perbandingan antar perusahaan KK.

Jangan berpegang pada ”luar-negeri minded”. Meski anda juga sering berpergian ke luar negeri, jangan jadikan alasan anda untuk menjadi pemegang KK dari perusahaan luar-negeri yang berbunga tinggi. Karena banyak cara untuk keluar-negeri tanpa uang cash selain dengan KK, misalnya travel-check dan lain-lain. Atau jika anda merasa lebih nyaman ketika di luar negeri dengan KK luar negeri, anda bisa apply KK luar negeri dan mendapatkan KK hanya dalam waktu 2 hari paling lama jika anda menyetorkan uang sejumlah yang anda pikir akan dibelanjakan di luar negeri. Sesudah pulang kembali ke Indonesia atau jika anda tidak memerlukan KK itu lagi, segera tutup kembali KK itu.

6. Minta perusahaan KK agar memberi reward secara teratur (6 bulan sekali) kepada anda berupa catatan atau rekomendasi bahwa anda adalah seorang pemegang KK yang baik.

Jarang sekali perusahaan KK yang tanpa diminta berbaik hati untuk membuat catatan tentang aktivitas pembayaran yang baik (tidak pernah mangkir). Mungkin ini ada gunanya ketika anda berencana untuk mengajukan pinjaman pada sebuah bank.

7. Yang paling penting dari semuanya adalah jangan termakan dengan bunyi-bunyi iklan perusahaan KK, seperti ini “don’t leave home without it.”

Oprah.com dalam edisi ”Debt Diet” menganjurkan anda untuk meninggalkan KK anda di rumah, karena sebaiknya anda membawa KK hanya setelah anda merencanakan untuk berbelanja atau melakukan transaksi. Anda cukup membawa uang tunai sebesar 3 kali uang yang biasanya anda perlukan setiap hari. Apalagi hampir setiap orang sekarang memiliki tabungan di Bank dengan kartu ATM-nya yang sama artinya anda memiliki uang tunai di tangan (ATM ada di mana-mana). Jika anda ingin berhutang, gunakan fasilitas pinjaman yang tersedia di banyak bank. Meskipun prosesnya panjang (maksimum 14 hari kerja), jangan sekali-kali menggunakan KK sebagai jalan untuk berhutang. KK pada awalnya adalah alat pembayaran tanpa uang tunai, namun perusahaan KK sekarang telah membengkokkannya menjadi alat untuk berhutang yang sialnya bisa menjerat orang untuk seumur hidupnya.

Jangan juga termakan dengan bunyi iklan mereka lainnya yang muluk-muluk, seperti hidup yang lebih baik, praktis, nyaman dan kemewahan dengan berbagai barang. Memang, hidup di jaman yang waktu menjadi amat sempit ini, maka efisiensi sering menjadi pertimbangan yang pertama ketika anda membeli sesuatu, kendaraan misalnya. Anda pikir jika membeli kendaraan baru, maka anda terbebas dari persoalan perawatan kendaraan yang ruwet atau resiko rusak di jalan pada saat-saat penting. Padahal dengan kendaraan bekas yang betul-betul anda rekondisi di bengkel yang anda percayai, segala keruwetan itu bisa diatasi dengan mudah dan dengan harga di bawah harga uang muka pembelian kendaraan secara kredit. Bahkan sejumlah uang (rata-rata 4 juta rupiah) per bulan yang biasanya disetorkan ke perusahaan kredit kendaraan bisa digunakan untuk keperluan yang lebih produktif atau untuk rekreasi setiap bulannya.

Jojo Rahardjo
Pengamat Masalah Sosial

 

Sumber  http://www.mediakonsumen.com/Artikel350.html

http://www.kompas.co.id/ver1/Kesehatan/0705/02/095110.htm

Selama ini kopi terlanjur “dicap” sebagai minuman yang tidak menyehatkan. Namun dalam sebuah pertemuan ilmiah, para ahli justru menyatakan kopi mungkin bisa mencegah diabetes tipe dua, bahkan mengurangi risiko terjadinya beberapa jenis kanker.

Dalam pertemuan yang membahas tentang manfaat dan risiko kopi tersebut, Dr.Rob van Dam dari Harvard School of Public Health, menyampaikan hasil penelitiannya mengenai konsumsi kopi dan diabetes. “Kita berada dalam situasi di mana kopi memiliki citra yang buruk bagi kesehatan,” katanya.

Dr.Lenore Arab dari Sekolah Kedokteran UCLA juga ambil bagian dalam pertemuan Experimental Biology 2007 itu. Ia mempresentasikan hasil risetnya yang menganalisa 400 studi yang meneliti tentang kopi dan manfaatnya terhadap risiko kanker.

Menurutnya ada bukti mengapa minuman tersebut mungkin bisa melawan kanker, terutama kanker usus, dubur dan kanker hati. Diduga kopi mengurangi kadar kolesterol, asam empedu dan mengeluarkan sterol di usus besar secara alamiah, mempercepat pembuangan kotoran di usus besar (sehingga mengurangi kotensi penyebab kanker di dalam makanan), dan juga melalui mekanisme lain. Namun menurut Arab, ditemukan dampak buruk kopi, yakni meningkatkan risiko leukimia dan kanker perut.

Ditambahkan oleh van Dam, meski ditemukan manfaat kopi, tapi orang-orang yang beresiko seperti wanita hamil dan anak-anak sebaiknya mengurangi konsumsi kopi.

Saat ini van Dam dan timnya sedang melakukan uji klinik untuk mengetahui manfaat kopi dalam pencegahan diabetes, yang pertama kali dilaporkan tahun 2002. Sejak itu, ia menyatakan tak kurang ada lebih dari 20 kajian mengenai topik yang sama.

Ia dan timnya sedang meneliti ratusan bahkan ribuan komponen kopi yang diduga menyebabkan efek tersebut (mengurangi diabetes). “Mungkin bukan kafein, karena minum kopi berkafein dan non kafein memiliki efek yang sama dalam mengurangi risiko diabetes,” katanya. Asam chlorogenik merupakan kandidat terkuat, yang berfungsi sebagai antioksidan yang bekerja mengurangi penyerapan glukosa di dalam usus.
Minum Kopi Sebelum Makan Cegah Diabetes

Beberapa dari jenis makanan dan minuman dapat berkhasiat sebagai peredam penyakit yang diderita. Salah satunya adalah dengan meredam kelebihan kadar gula darah dengan minum kopi sebelum makan atau saat perut kosong. Tentu saja, bagi anda yang tidak memiliki masalah dengan lambung. Demikian menurut penelitian dan hasil riset dari Alan L Rubin, M D, assistant clinical professor di University of California San Francisco School of Medicine, penulis Diabetes for Dummies.

Menurut studi-studi USDA dan studi lainnya, minum secangkir kopi sebelum makan, atau saat perut sedang kosong dapat berguna menurunkan kadar gula darah turun naik sampai dengan 50%. Khasiat ini bisa saja berlangsung sampai sepanjang hari. Para periset ini menduga, kopi yang kaya phenols dan antioksidan-antioksidan lainnya itu dapat meningkatkan produksi insulin, yakni suatu hormon yang berfungsi membantu tubuh mempertahankan kadar gula darah.

Selain itu, campuran dari nutrien ini dapat meningkatkan respons dari sel-sel terhadap insulin, sehingga hormon dapat berfungsi pada efisiensi puncak. Sebagai bonus, minumlah secangkir kopi sebelum anda sarapan pagi, ini juga dapat membantu anda menurunkan kelebihan berat badan, salah satu faktor resiko diabetes yang sudah terbukti dengan menekan nafsu makan sampai sebanyak 35%. Anda bisa saja memilih strategi lainnya, jikalau anda memang bukan penggemar kopi atau jika anda bermasalah dengan lambung. (yz)

Sumber http://perempuan.com/index.php?ar_id=8071